Kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulang Bawang, Herlinawati Qodratul, tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Qodratul Ikhwan menyampaikan bahwa Kabupaten Tulang Bawang saat ini belum menghadapi kondisi darurat sampah. Namun demikian, peningkatan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah harus terus dilakukan sebagai langkah antisipasi di masa mendatang.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang semakin baik akan berdampak pada meningkatnya aktivitas masyarakat, yang secara tidak langsung juga berpotensi menambah volume sampah. Oleh karena itu, edukasi dan pembiasaan dalam mengelola sampah perlu ditanamkan sejak dini.
“Seiring meningkatnya perekonomian masyarakat, volume sampah juga akan bertambah. Karena itu, kesadaran untuk mengelola sampah harus mulai dibangun dari sekarang agar tidak menjadi persoalan di kemudian hari,” ujar Bupati.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan Sungai Tulang Bawang yang menjadi salah satu urat nadi kehidupan masyarakat. Bupati mengingatkan agar kebiasaan membuang sampah ke sungai dapat dihentikan melalui sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan.
Menurutnya, selain berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan, sampah yang dibuang ke sungai juga dapat memicu terjadinya banjir dan menjadi sumber berbagai penyakit yang membahayakan kesehatan masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang baik tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Melalui kegiatan daur ulang dan pengembangan bank sampah, masyarakat dapat memperoleh manfaat tambahan sekaligus membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tulang Bawang, Herlinawati Qodratul, mengatakan bahwa pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga dan perkantoran.
Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong penerapan konsep ekonomi sirkular, mengurangi volume sampah, serta membentuk budaya masyarakat yang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Pada kesempatan itu, Herlinawati juga menyampaikan komitmennya bersama TP PKK Tulang Bawang untuk terus mendorong penguatan sistem pengelolaan sampah di daerah, termasuk mengusulkan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Induk di Kecamatan Menggala guna mendukung pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. (Ap)

