Tulang Bawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang menggelar verifikasi faktual Penghargaan Kinerja Daerah Tahun 2026 yang dilaksanakan di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Kabupaten Tulang Bawang, Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses penilaian terhadap capaian kinerja pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Verifikasi faktual dihadiri rekan-rekan dari Pemerintah Provinsi Lampung, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang.
Dalam sambutannya, Bupati Tulang Bawang, Qudrotul Ikhwan, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada rekan-rekan dari Provinsi Lampung. Ia berharap dapat memberikan masukan serta motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
"Saya mengucapkan selamat datang kepada rekan-rekan dari Provinsi Lampung di Sai Bumi Nengah Nyappur. Terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah menyempatkan hadir dalam kegiatan verifikasi faktual Penghargaan Kinerja Daerah Tahun 2026 ini. Mudah-mudahan kehadiran bapak dan ibu menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik ke depannya," ujar Qudrotul.
Menurut Qudrotul, proses verifikasi faktual menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang untuk menunjukkan berbagai capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengungkapkan rencana strategis pemerintah daerah yang akan menerima hibah lahan seluas 1.500 hektare di wilayah Dipasena. Lahan tersebut terdiri atas sekitar 1.000 hektare lahan persawahan dan 500 hektare lahan daratan.
Ia menjelaskan, sebagian lahan daratan itu akan dikembangkan menjadi kawasan hilirisasi terpadu yang berfokus pada sektor peternakan, perikanan, dan pertanian sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Insyaallah pada tanggal 14 hingga 15 mendatang, Dipasena akan memberikan lahan sekitar 1.500 hektare kepada pemerintah daerah. Dari jumlah itu, sekitar 400 hingga 500 hektare akan kita jadikan kawasan hilirisasi di bidang peternakan, perikanan, dan pertanian.
Investornya sudah ada, namun peletakan batu pertama belum bisa dilakukan karena lahannya belum menjadi milik pemerintah daerah. Setelah lahan diserahkan, kami akan segera mengurus Hak Pengelolaan Lahan (HPL)," jelasnya.
Bupati berharap rencana pengembangan kawasan hilirisasi tersebut dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Tulang Bawang, sekaligus membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui pelaksanaan verifikasi faktual Penghargaan Kinerja Daerah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang optimistis berbagai inovasi dan capaian pembangunan yang telah dilakukan dapat memperoleh apresiasi, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang profesional. (AP)
